| Indonesia | English | Wednesday, 08 September 2010  
                 
   
 
Fasilitas dan Sarana
   
 

Pusat Primata Schmutzer

Home | Fasilitas dan Sarana
 
PUSAT PRIMATA SCHMUTZER

Apakah anda pernah melihat orangutan bersarang di atas pohon? Atau melihat gorilla makan? Jika anda belum pernah melihatnya, anda akan melihat keduanya di Pusat Primata Schmutzer

Apakah Pusat Primata Schmutzer?

Pusat Primata Schmutzer adalah tempat bagi pengunjung untuk melihat berbagai jenis primata yang ada di dalam dan luar negeri. Pusat Primata ini diresmikan pada tanggal 20 Agustus 2002 oleh Gubernur DKI Jakarta. Pusat Primata Schmutzer berdiri atas prakarsa dan donasi dari ibu Puck Schmutzer.

Mengapa dinamakan Schmutzer?

Schmutzer diambil dari nama seorang penyayang satwa yang mengagas pembangunan pusat primata ini. Schmutzer yang bernama lengkap Pauline Antoinette Adeline Schmutzer – Versteegh dan dipanggil dengan nama Puck Schmutzer, lahir di Wonorejo pada 6 September 1924. Pada awalnya beliau berwarganegara Indonesia, kemudian pada tahun 1951 beliau berganti kewarganegaraan menjadi Belanda. Puck Schmutzer sejak kecil sangat menyukai binatang. Kecintaannya terhadap binatang masih terlihat hingga akhir hidupnya. Sebelum wafat Puck Schmutzer mendirikan Yayasan Pengayom Satwa bersama dengan Chatherin van Dongen seorang istri duta besar Belanda pada saat itu. Selain itu Puck Schmutzer juga mendonasikan sebagian dananya untuk pembangunan kandang harimau, gajah, singa dan orangutan sumatera yang terdapat di dalam kawasan Taman Margasatwa Ragunan. Kecintaannya terhadap satwa liar, membuat ia memimpikan adanya tempat bagi masyarakat Indonesia untuk mengenal menjaga kelestarian satwa liar tanpa harus harus berada di habitat alaminya. Dengan sebagian dana yang dimilikinya ia berencana membangun Pusat Primata ini. Puck Schmutzer wafat pada 11 September 1998. Setelah kepergiannya Pusat Primata ini baru berdiri. Sebagai penghargaan kepada Puck Schmutzer, maka nama Pusat Primata ini diberi nama sesuai dengan namanya.

Primata di Pusat Primata Schmutzer

Didalam kawasan seluas 13ha ini anda dapat melihat lebih dari 20 jenis primata yang berasal dari dalam dan luar negeri. Satwa-satwa primata yang ada di dalamnya diperoleh dari hasil tukar menukar di dalam dan luar negeri, masyarakat yang menyerahkan ke TMR serta hasil sitaan dari masyarakat. Primata yang ada di Pusat Primata antara lain:

a. Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus)

Di dalam kawasan Pusat Primata Schmutzer terdapat orangutan Kalimantan. Beberapa dari orangutan tersebut lahir dan besar di Pusat Primata ini.

b. Gorilla dataran Rendah (Gorilla gorilla gorilla)

Saat ini terdapat 3 ekor gorilla jantan, yang lahir di kebun binatang di Inggris. Pengunjung dapat menyaksikan pemberian makan gorilla setiap hari pada pukul 12.00WIB dan 15.00WIB

c. Simpanse ( Pan troglodytes)

Kera besar yang berasal dari Afrika. Terdapat 4 ekor simpanse yang dapat pengunjung lihat di kawasan Pulau simpanse.

d. Siamang (Hylobates syndactylus)

Salah satu jenis kera kecil yang memiliki suara yang cukup kencang. Siamang dan jenis kera kecil lainnya adalah primata yang monogami.

e. Bekantan (Nasalis larvatus)

Jenis monyet daun yang mempunyai hidung sangat khas dan hidup berkelompok.

f. Monyet jepang (Macaca fuscata)

Di dalam kawasan Pusat Primata terdapat monyet jepang, yang mempunyai habitat asli di pegunungan tinggi di daerah Jepang.

g. Kapucin (Cebus apella)

Jenis monyet yang ekornya prehensile (dapat memegang). Habitat asli Kapucin berada di Amerika Latin.

h. dsb

Fasilitas

Terdapat fasilitas yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk mengenal lebih jauh mengenai primata.

1. TEROWONGAN ORANGUTAN

Di terowongan ini anda dapat merasakan menjadi orangutan yang berada di dalam area yang sempit dan gelap. Sedangkan anda dapat melihat orangutan dapat hidup bebas diluarnya. Jika anda beruntung anda juga dapat melihat orangutan bersarang di pepohonan dan bertingkahlaku seperti di habitat aslinya dari kaca yang terdapat di dalam terowongan.

Di dalam terowongan ini anda akan selalu dipantau oleh kamera CCTV. Jika anda akan memasuki terowongan ini diharapkan tidak melakukan hal-hal yang mencurigakan. Tidak dianjurkan untut pengunjung yang takut gelap dan penderita jantung.

2. PUSAT PENDIDIKAN PRIMATA, terdiri dari

a. Museum

Di dalam museum, anda dapat melihat berbagai informasi mengenai primata, seperti klasifikasi dan pengelompokan primata, perilaku, habitat dan lain sebagainya.

b. Teater

Pengunjung dapat menyaksikan berbagai film dokumenter yang bercerita tentang primata, konservasi serta lingkungan. Teater Pusat Primata dibuka untuk umum pada hari Sabtu, Minggu dan Libur Nasional pada pukul 10.00WIB, 13.00WIB, dan 15.00WIB. Teater yang tidak dipungut biaya ini mempunyai kapasitas 83 kursi. Rombongan yang ingin menyaksikan film di Pusat Primata hanya dapat difasilitasi pada hari kerja dengan perjanjian sebelumnya.

c. Perpustakaan

Di dalam Pusat Pendidikan Primata terdapat perpustakaan yang berisi buku-buku referensi tentang primata, konservasi dan lingkungan, serta buku-buku bacaan untuk anak-anak. Terdapat lebih dari 50 judul buku teks mengenai primata dan lingkungan, serta lebih dari 30 laporan penelitian yang berasal dari mahasiswa yang melakukan penelitian di Pusat Primata. Pengunjung dapat membaca buku-buku tersebut di area yang telah ditentukan.

Selain fasilitas pendidikan, terdapat beberapa fasilitas pendukung yang terdapat di Pusat Primata Schmutzer yaitu toilet, tempat penitipan barang, dan tempat istirahat.

Ketentuan – Ketentuan Berkunjung Ke Pusat Primata Schmutzer

Untuk menjaga kebersihan dan keselamatan satwa, anda harus mematuhi ketentuan - ketentuan yang ada di dalam kawasan Pusat Primata antara lain;

- Tidak membawa makanan dan minuman,

- Tidak membawa rokok dan korek,

- Tidak membawa tas besar, dan senjata tajam.

Barang-barang yang tidak diperkenankan masuk dapat anda titipkan di tempat penitipan barang yang telah disediakan. Pengunjung diperkenankan membawa handphone, dompet, kamera dan perlengkapan bayi.

Pusat Primata Schmutzer buka pada hari Senin-Minggu

Loket buka pada pukul 09.00-16.00WIB.

Harga tiket (3 tahun ke atas) RP. 5.000,- / orang

 
 
   
Hak Cipta 2008, Taman Margasatwa Ragunan.